Pelatihan Sport Massage dan Kinesiotaping Level 1 Nasional batch 1 Yogyakarta.
Inside – Pelatihan Sport Massage dan Kinesiotaping Level 1 Nasional ini diselenggarakan di Fakultas Ilmu Keolahragaan UNY oleh Inside Sport Event Organizer yang bekerjasama dengan PTMI (Perkumpulan Terapi Massage Indonesia) dan PTOI (Perhimpunan Terapis Olahraga Indonesia). Pada pelatihan yang dilaksanakan selama 2 hari tersebut, peserta belajar terkait Sport Massage untuk pasien, Penanganan cedera olahraga dan bagaimana pemasangan kinesiotape yang benar sesuai dengan cedera yang dialami.
Kegiatan yang dihadiri oleh 68 peserta tersebut dilaksanakan pada hari Jumat-Minggu, tgl 8 dan 9 Januari 2022. Terdapat dua materi pokok pada pelatihan tersebut. Materi 1 yakni Sport Massage dan Penanganan Cedera diisi oleh Tommy Fondy, M. Pd. Beliau merupakan expert di bidang masseur dan cedera olahraga, pak Tommy sapaan akrabnya merupakan lulusan masseur dari universitas di Jerman, Eropa. Selain itu pak Tommy juga menjadi salah satu masseur timnas dan anggota dari KONI Jakarta.
Selanjutnya, terkait pematangan materi cedera olahraga juga ditambahkan oleh pemateri ke dua yakni dr. Zeth Boroh, Sp. KO. Selain mengisi materi cedera olahraga, dokter Zeth juga mengisi materi tentang pemasangan Kinesiotape yang benar ke atlet atau pasien yang mengalami cedera. Latar belakang dr. Zeth adalah lulusan dari Kedokteran Olahraga, beliau merupakan salah satu dokter olahraga yang memiliki lisensi Kinesiotaping Internasional di Indonesia.
Dalam acara yang digelar selama dua hari tersebut, para peserta diajarkan terkait Sport Massage dasar. Mulai dari bagaimana proses saat pertama kali bertemu client/pasien, bagaimana mendiagnosa cedera dan langkah apa yang selanjutnya dilakukan. Selain itu, kedua pemateri tersebut juga membagikan tips dan trik dalam upaya mengembangkan klinik olahraga. Secara tidak langsung, tidak hanya praktek penanganannya saja, namun juga manajemen terkait pengembangan klinik terapisnya.
Pelatihan ini merupakan pelatihan level 1 Nasional, nantinya akan ada level 2 dan 3. Saat level 2 nantinya kana semakin banyak pemateri yang menjadi narasumber. Mulai dari Masseur profesional, dokter olahraga dan juga pihak pihak lain yang ada dalam proses penyembuhan cedera tersebut.